Pertemuan 7


Tugas 7: Studi Kasus Pembuatan Aplikasi Menggunakan Metode Agile Delevopment

Nama Kelompok:
  1. Amelia Nova Safitri           (5025231041)
  2. Tarisha Falah Basuki          (5025231043)
  3. Putriani Pirma A. Sagala     (5025231045)


Judul Studi Kasus: 

Pengembangan Aplikasi Mobile untuk Manajemen Keuangan Pribadi Menggunakan Metode Agile Development


I. Pendahuluan

        Dalam era digital saat ini, kebutuhan untuk mengelola keuangan pribadi secara efisien semakin meningkat. Banyak individu yang mencari cara untuk memantau pengeluaran dan pemasukan mereka dengan lebih baik. Dengan berkembangnya teknologi mobile, aplikasi manajemen keuangan pribadi dapat menjadi solusi yang tepat. Studi kasus ini akan membahas pengembangan aplikasi mobile untuk manajemen keuangan pribadi menggunakan metode Agile. Metode Agile dipilih karena fleksibilitas dan kemampuan untuk mengakomodasi perubahan dengan cepat, serta iterasi yang memungkinkan respons cepat terhadap umpan balik pengguna.

II. Metodologi 

  1. Metode Agile dipilih karena fleksibilitas dan kemampuan untuk mengakomodasi perubahan dengan cepat.
  2. Metode Agile kali ini akan lebih berfokus pada Scrum framework yang digunakan dalam proyek ini untuk memastikan kolaborasi yang efektif dan pengiriman iteratif. Scrum dipilih karena membutuhkan pendekatan berulang yang iteratif, memungkinkan umpan balik berkelanjutan dari pengguna, serta memberikan penyelesaian yang cepat melalui daily scrum yang meningkatkan produktivitas pengembang. Dengan Scrum, tim dapat merespons perubahan dengan lebih cepat dan efisien.Untuk lebih jelasnya mengenai Scrum, maka dapat dilihat pada gambar berikut:


III. User

     Aplikasi ini ditujukan untuk individu yang ingin mengelola keuangan pribadi mereka dengan efisien. Pengguna termasuk:

- Ibu Rumah Tangga 
- Mahasiswa
- Fresh Graduate

- dll.


IV. Use Case Diagram (fitur aplikasi)

 

        Pada gambar diatas merupakan gambar use case diagram aplikasi. Gambar tersebut menjelaskan interaksi antara pengguna dan member terhadap aplikasi. Interaksi antara pengguna dengan aplikasi adalah pengguna dapat mendaftar sebagai member aplikasi dengan Sign Up serta masuk kedalam sistem aplikasi dengan Sign In, sedangkan interaksi antara member dengan aplikasi adalah member dapat melihat Keuangan Saya yang extend dengan Menambah Pengeluaran dan Menambah Pemasukan, melihat Riwayat Keuangan, melihat Perencanaan Keuangan yang extend dengan Membuat Perencanaan Anggaran, Membuat Batas Harian, Membuat Perencanaan Pembelian, dan yang terakhir dapat Melihat Profil. Selain itu, member merupakan generalisasi aktor dari pengguna.

V. Tahapan Pengembangan

1. Inisiasi Proyek:

  • Identifikasi kebutuhan utama pengguna: pencatatan pengeluaran, pemasukan, laporan keuangan, dan pengingat pembayaran. 
  • Pembentukan tim Scrum: Product Owner, Scrum Master, dan tim pengembang.

2. Perencanaan Sprint:

  • Setiap sprint memiliki durasi 2 minggu.
  • Pembuatan backlog produk yang berisi daftar fitur dan tugas yang perlu diselesaikan.
  • Pemilihan item dari backlog untuk diselesaikan dalam sprint pertama.

3. Pengembangan Sprint:

  • Setiap hari diadakan daily stand-up meeting untuk membahas progres, hambatan, dan rencana kerja hari itu.
  • Tim bekerja pada fitur-fitur seperti antarmuka pengguna, integrasi dengan API, dan penyimpanan data.
  • Uji coba dilakukan secara berkala untuk memastikan kualitas kode.

4. Review dan Retrospective:

  • Pada akhir setiap sprint, diadakan sprint review untuk mendemonstrasikan fitur yang telah selesai kepada stakeholders.
  • Sprint retrospective dilakukan untuk mengevaluasi apa yang berjalan baik dan apa yang bisa ditingkatkan pada sprint berikutnya.

5. Rilis dan Implementasi:

  • Setelah beberapa sprint, aplikasi siap untuk dirilis ke pengguna beta untuk mendapatkan umpan balik.
  • Umpan balik dari pengguna digunakan untuk iterasi berikutnya, memperbaiki bug, dan menambahkan fitur baru.

 

VI. Hasil

        Aplikasi mobile untuk manajemen keuangan pribadi berhasil dikembangkan dalam beberapa sprint dengan fitur-fitur berikut:

    • Pencatatan Pengeluaran dan Pemasukan: Pengguna dapat mencatat setiap transaksi dengan mudah.
    • Laporan Keuangan: Menyediakan laporan bulanan dan tahunan untuk membantu pengguna memantau keuangan mereka.
    • Pengingat Pembayaran: Notifikasi untuk pembayaran yang akan datang.
    • Antarmuka Pengguna yang Intuitif: Desain yang user-friendly untuk memudahkan navigasi.


VII. Kesimpulan

        Metode Agile terbukti efektif dalam pengembangan aplikasi mobile ini. Dengan iterasi yang cepat dan responsif terhadap umpan balik pengguna, aplikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna secara lebih efisien. Fleksibilitas dan kolaborasi yang ditawarkan oleh Agile memungkinkan pengembangan yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas produk secara signifikan. Agile juga memungkinkan tim untuk merespons perubahan dengan cepat dan meningkatkan keterlibatan pengguna melalui umpan balik berkelanjutan.

VIII. Referensi

Pengembangan Aplikasi Mobile Manajemen Keuangan Dengan Metode Scrum (Studi Kasus Mahasiswa FILKOM UB). (n.d.). Jurnal PTI IK, Universitas Brawijaya. https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/download/4324/2023/30535


Link Video Presentasi:


Komentar

Postingan populer dari blog ini