Pertemuan 4

Nama: Amelia Nova Safitri

NRP: 5025231041 

Resume Paper dengan Judul: Rancang Bangun Sistem Informasi Inventaris Barang Dinas Komunikasi dan Informatika Indragiri Hulu


I.                     Tujuan

Utama penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan sistem inventaris berbasis web untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data barang di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Indragiri Hulu.

 

II.                   Latar Belakang

Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Indragiri Hulu bertanggung jawab pada pengolahan informasi di wilayah tersebut, termasuk inventaris barang untuk operasional instansi. Sebelum sistem ini diterapkan, informasi inventaris barang dicatat dan dikelola secara manual melalui buku catatan dan Microsoft Excel. Cara konvensional ini seringkali menimbulkan berbagai permasalahan, seperti:

·       Kekeliruan dalam pencatatan: Proses manual rentan terhadap kesalahan saat melakukan entri data.

·       Kehilangan data: Karena tidak ada sistem yang menjamin keamanan penyimpanan, data bisa hilang atau rusak.

·       Sulitnya pencarian data: Proses pencarian data barang memerlukan waktu yang lama karena tidak ada sistem yang terkomputerisasi.

·       Manipulasi data: Manual handling juga membuka peluang terjadinya manipulasi data atau human error lainnya.

Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, dirancanglah sistem informasi inventaris berbasis web yang mampu mengelola data secara lebih efektif dan efisien.

III.                 Metodologi Penelitian

Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall. Metode waterfall adalah pendekatan sistematis yang melibatkan tahap-tahap berikut: analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengkodean, pengujian, hingga pemeliharaan. Selain itu, pendekatan yang digunakan adalah Object-Oriented Analysis and Design (OOAD), yaitu pendekatan berbasis objek untuk merancang sistem, yang memungkinkan desain sistem lebih modular dan terorganisir.

 

Proses pengembangan sistem dilakukan melalui beberapa tahap:

-          Analisis Sistem: Melibatkan wawancara dengan pengguna sistem untuk memahami proses kerja yang berjalan, masalah yang ada, dan kebutuhan sistem baru.

-          Desain Sistem: Membuat sketsa dari sistem yang akan dibangun, termasuk use case diagram dan class diagram.  Pengkodean: Mengubah desain menjadi kode program. 4. Pengujian dilakukan untuk memastikan fungsi sistem berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

-          Pemeliharaan: Tahap pemeliharaan belum dilakukan dalam penelitian ini karena sistem masih berada pada tahap awal.

 

IV.                 Fitur dan Komponen Sistem

Sistem yang dirancang memiliki beberapa fitur kunci yang bertujuan untuk meningkatkan alur kerja inventarisasi di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika, antara lain:

-          Login dan Logout: Pengguna harus masuk dengan menggunakan nama pengguna dan kata sandi untuk memastikan keamanan akses data.

-          Manajemen Data Pegawai: Admin dapat menambah atau menghapus data pegawai melalui sistem.

-          Manajemen Data Barang: Admin dan operator dapat menambah, mengubah, dan menghapus data inventaris barang.

-          Manajemen Data Distributor: Operator dapat mengelola data distributor yang menyediakan barang inventaris.

-          Manajemen Data Merk: Fitur sistem juga menyediakan pengelolaan merk barang inventaris.

-          Pembuatan Laporan: Sistem memfasilitasi pembuatan laporan data barang secara otomatis, dapat diunduh dalam format Excel, atau dicetak langsung dari sistem.

 

Untuk mendukung pengembangan sistem, digunakan UML (Unified Modeling Language) sebagai alat untuk mengilustrasikan desain sistem, seperti use case diagram yang menunjukkan interaksi antara pengguna dan sistem, serta class diagram yang menunjukkan struktur logis sistem.

 

V.                  Hasil dan Implementasi

Sistem yang dikembangkan dapat mengatasi masalah pengelolaan data inventaris barang yang dihadapi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Indragiri Hulu. Sistem ini memberikan kemudahan dalam:

·       Pencatatan data barang: Proses pencatatan barang menjadi lebih efisien dan aman, karena data disimpan dalam database yang terstruktur.

·       Pencarian data barang: Pencarian data barang yang sebelumnya memakan waktu lama, kini dapat dilakukan dengan cepat melalui sistem.

·       Pembuatan laporan: Sistem otomatis menyediakan laporan inventaris yang dapat diakses dan diunduh dalam format yang mudah digunakan.

·       Keamanan data: Sistem menjamin keamanan data karena penyimpanan dilakukan di dalam basis data yang terkomputerisasi.

 

VI.                 Kesimpulan

Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi inventaris berbasis web yang dikembangkan untuk Dinas Komunikasi dan Informatika Indragiri Hulu telah berhasil memecahkan masalah pengelolaan inventaris yang sebelumnya dilakukan secara manual. Beberapa manfaat utama dari sistem ini adalah: Menyederhanakan proses, Meningkatkan efisiensi, Mengurangi biaya operasional, Meningkatkan kontrol dan visibilitas, Memperbaiki pengambilan Keputusan, Mengurangi kesalahan manusia, Mempercepat waktu respon, Memperbaiki pelayanan pelanggan, Mendukung pertumbuhan bisnis.

Penulis merekomendasikan pengembangan lanjutan sistem ini dengan menambahkan fitur baru untuk meningkatkan kinerja secara optimal. Salah satu saran pengembangan adalah membuat versi sistem yang dapat diakses melalui aplikasi mobile berbasis Android agar mempermudah penggunaan di lapangan dan lebih fleksibel.

Referensi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup berbagai sumber terkait dengan pengembangan sistem informasi dan manajemen inventaris berbasis web.


sumber: https://journal.irpi.or.id/index.php/ijirse/article/download/49/21

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 7