Pertemuan 5
Nama: Amelia Nova Safitri
NRP: 5025231041
Analisis Requirement dan Model desain dari Paper dengan Judul: Rancang Bangun Sistem Informasi Inventaris Barang Dinas Komunikasi dan Informatika Indragiri Hulu
Dari analisis kebutuhan yang
disampaikan, kita dapat menyusun requirement dan model desain untuk sistem
pengelolaan data inventaris barang. Berikut adalah deskripsinya:
I. Analisis Kebutuhan (Requirements)
Fungsional Requirements:
1. Akses Informasi Inventaris Barang: Pihak
instansi menginginkan akses data inventaris barang yang cepat dan mudah. Ini
berarti sistem harus menyediakan antarmuka yang responsif dan intuitif untuk
melihat, mencari, dan mengelola data barang.
2. Laporan Inventaris Barang per Periode: Sistem
harus menyediakan fitur untuk mencetak laporan inventaris barang berdasarkan
periode tertentu. Pengguna (admin) dapat memilih periode dan menghasilkan
laporan dalam format yang bisa di-print atau diunduh dalam bentuk Excel.
3. Pengelolaan Data Inventaris Barang: Sistem yang
baru diharapkan dapat mendukung pengelolaan data inventaris barang secara
efisien. Ini mencakup penambahan, penghapusan, dan pengeditan data barang,
pegawai, distributor, dan merk.
4. Keamanan Login: Sistem memerlukan fitur login untuk memastikan hanya pengguna yang sah (admin/operator) yang dapat mengakses fitur manajemen inventaris. Login ini memerlukan input username dan password.
Non-Fungsional Requirements:
1. Kecepatan Akses: Sistem harus dioptimalkan untuk
dapat memproses dan menampilkan data barang dalam jumlah besar dengan cepat.
2. Ketersediaan Laporan: Sistem harus mampu
menghasilkan laporan inventaris dalam berbagai format (misalnya Excel, PDF)
untuk diunduh atau dicetak.
3. Kemudahan Penggunaan: Antarmuka pengguna harus
mudah dipahami dan digunakan, terutama oleh admin dan operator yang akan
mengelola data sehari-hari.
4. Keamanan Sistem: Sistem harus memastikan bahwa
semua data sensitif, seperti informasi login dan data pegawai, aman dengan
menggunakan enkripsi dan manajemen otorisasi yang baik.
II. Model Desain (Design Model)
Untuk memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional
di atas, berikut adalah beberapa komponen desain sistem yang dapat
diimplementasikan:
1. Halaman Login: Desain sederhana dengan form yang
meminta input username dan password. Fitur validasi untuk memastikan hanya
pengguna yang terdaftar yang dapat masuk ke dalam sistem. Implementasi enkripsi
password untuk menjaga keamanan data pengguna.
2. Halaman Kelola Data Pegawai: Tabel yang
menampilkan data pegawai secara lengkap. Fitur untuk menambah, mengubah, dan menghapus
data pegawai oleh admin. Tombol aksi seperti Tambah Pegawai, Edit, dan Delete.
3. Halaman Semua Barang: Tabel yang menampilkan
semua data barang dengan filter atau pencarian untuk memudahkan navigasi. Fitur
export ke Excel dan cetak laporan yang memudahkan pengguna dalam mendapatkan
laporan fisik. Tombol untuk menambah, mengedit, dan menghapus barang.
4. Halaman Barang per Periode: Tabel yang
menampilkan data barang berdasarkan periode yang dipilih (misalnya, bulan atau
tahun). Fitur filter untuk memilih periode yang diinginkan. Fitur export ke
Excel dan cetak laporan.
5. Halaman Barang: Form untuk menambah barang baru
dengan informasi lengkap (nama barang, harga, kuantitas, kategori, distributor,
dll.). Tabel yang memungkinkan operator untuk mengubah atau menghapus barang
yang sudah ada.
6. Halaman Distributor: Tabel dan form untuk
menambah, mengubah, dan menghapus data distributor. Desain serupa dengan
halaman barang namun fokus pada informasi distributor.
7. Halaman Merk: Sama seperti halaman distributor,
tetapi fokus pada pengelolaan data merk.Tabel yang menampilkan merk barang dan
tombol aksi untuk menambah, mengedit, atau menghapus merk.
III.
Diagram Use Case
Sebuah diagram use case dapat digunakan untuk
memodelkan interaksi antara aktor (admin/operator) dengan sistem. Use case
utama meliputi:
-
Login (Admin/Operator)
-
Kelola Data Pegawai (Admin)
-
Kelola Data Barang (Admin/Operator)
-
Cetak Laporan Barang per Periode (Admin)
-
Kelola Data Distributor (Operator)
-
Kelola Data Merk (Operator)
IV. Model Database
Model database relasional dapat dibuat dengan beberapa
tabel utama:
1. Tabel Barang (ID, Nama Barang, Harga, Kuantitas,
Kategori, DistributorID, MerkID)
2.
Tabel Pegawai (ID, Nama, Jabatan, Kontak,
Alamat)
3.
Tabel Distributor (ID, Nama Distributor, Kontak,
Alamat)
4.
Tabel Merk (ID, Nama Merk)
5. Tabel Laporan (ID, Periode, Total Barang, Tanggal Cetak)
Setiap tabel dapat memiliki hubungan relasional, seperti
tabel Barang yang berhubungan dengan Distributor dan Merk
melalui foreign key.
sumber: https://journal.irpi.or.id/index.php/ijirse/article/download/49/21
Komentar
Posting Komentar